Kamis, 06 Mei 2010





Liga Italia Terkini

Jumat, 7/5/2010 | 04:16 WIB


MILAN, KOMPAS.com — Pelatih Inter Milan yang pernah menangani Chelsea, Jose Mourinho, menyatakan, ia mungkin bertahan di San Siro pada musim depan. Namun, menurut Mourinho, ia pasti akan kembali melatih klub Liga Primer suatu saat nanti.

Mourinho melatih Inter pada 2008. Sayangnya, sampai sekarang ia masih sulit beradaptasi dengan lingkungan sosial sepak bola Italia. Dalam sejumlah kesempatan, Mourinho terlibat adu mulut dengan sejumlah tokoh Serie A.

Situasi mulai berubah menyusul keberhasilan Mourinho membawa Inter ke final Liga Champions musim ini. Terlepas dari hasil akhir pertandingan itu, Mourinho mendapat pengakuan dari media dan sejumlah tokoh sepak bola Italia sebagai pelatih genius yang menyelamatkan muka Serie A di panggung Eropa.

Namun, ia sudah telanjur kecewa. Dalam sejumlah kesempatan, Mourinho mengatakan tidak menyukai sepak bola Italia dan ia bertahan di Inter hanya demi alasan pekerjaan. Selain itu, ia juga selalu menyebut Liga Primer adalah liga impian yang ingin ditaklukkannya lagi.

Hal itu membuat masyarakat sepak bola Italia, terutama Inter dan "Interisti", khawatir sepeninggal Mourinho Inter akan kembali melempem, terutama di panggung Eropa. Namun, Mourinho menegaskan, kapan pun ia pergi, warisannya di Inter akan bertahan lama.

"Saya tinggal di Inggris selama tiga tahun (ketika melatih Chelsea 2004-2007) dan saya tahu pasti akan kembali ke sana. Kapan? Tak seorang pun tahu," ungkap Mourinho.

"Saya bisa pergi ke klub mana saja. Chelsea adalah tim yang bagus. Namun, saya adalah pelatih sepak bola dan bukan pelatih Chelsea," ujarnya.

"Ini adalah tim yang tetap bisa bekerja dengan baik, siapa pun yang menanganinya. Apakah ada kemungkinan saya bertahan? Ya," tambahnya.

Sementara itu, media-media Italia, Inggris, dan Spanyol hingga saat ini masih meyakini bahwa musim depan Mourinho akan bergabung dengan Real Madrid dan baru setelah itu kembali ke Liga Primer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar